Catalog
Search
Survey
(empty)
 
November 5th 2010
Subscribe for email newsletter (blog):
or RSS 2.0
Blog / News
Currency:
Printer friendly version Printer friendly version

Profesi Gali Rojok (Boring) Manual

 
 
Vote(s): 3
Rate it
In stock: yes

PROFESI GALI ROJOK (BORING) MANUAL

PEMASANGAN KABEL TELKOM

Didunia era teknologi dan informasi yang sudah serba canggih sekarang ini ternyata dibalik kecanggihannya teknologi telekomunikasi tersebut pada realisasi pemasangan peralatannya dan fasilitias telekomunikasi khususnya jaringan Telepon milik PT. Telkom , masih dikerjakan secara manual.

Dalam pemasangan jaringan telekomunikasi khususnya pemasangan kabel Telkom yang menyebar diseluruh Wilayah Indonesia bila kita mencermatinya ternyata ada suatu kegiatan atau profesi yang berperan sangat penting dalam pembangunan dan pemasangan jaringan kabel Telepon tersebut. Profesi yang dianggap sepele, pekerjaan kasar dan memerlukan tenaga serta phisik yang cukup prima termasuk profesi umum namun memiliki keahlian khusus. Profesi yang dimaksud adalah Profesi Tukang Gali  Rojok atau boring secara horizontal dan manual untuk pemasangan kabel Telkom.

DAERAH PENGHASIL TENAGA KERJA GALI

Profesi tukang gali untuk penanaman kabel  tersebut hanya ada di 3 (tiga) kecamatan diwilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah yang paling banyak memiliki tenaga gali tersebut yaitu di Kecamatan Banjar Harjo, Kecamatan Lohsari dan Kecamatan Tanjung.

Desa-desa penghasil tenaga kerja dengan profesi sebagai tukang gali, rojok dan boring horizontal (Katrek atau Tuas) adalah sebagai berikut :

I. Kecamatan Banjar Harjo :Kecamatan Lohsari yaitu Desa Kubang BungurDesa Cihaur

  1. Desa Pende
  2. Desa Sukerja
  3. Desa Kubang Jero
  4. Desa Cibumi Wangi
  5. Desa Cigadung
  6. Desa Pangawasan
  7. Desa Salem
  8. Desa Tegal Sawah
  9. Desa Karadenan

II. Kecamatan Lohsari yaitu Desa Kubang Bungur

III. Kecamatan Tanjung yaitu Desa Benda

Profesi sebenarnya mereka bila tidak ada proyek pemasangan kabel telepon, adalah sebagai Petani Padi yang akan panen setiap 3 (tiga) kali dalam setiap tahunnya, berladang dan pencari atau penjual kayu bakar.

DAERAH BERPROFESI TUKANG GALI, ROJOK (BORING) MANUAL

Diantara Desa-desa penghasil tenaga gali tersebut diatas, terdapat satu Desa yang paling banyak tenaga kerja Tukang Gali dengan keahlian khusus rojok (boring horizontal) secara manual yaitu Desa Cihaur Kecamatan Banjar Harjo.

Desa Cihaur ini banyak memiliki tenaga yang ahli dalam memboring atau memasang kabel, pipa PVC atau pipa Galvanis dari ukuran 1,5 inch sampai dengan 4 inch untuk menembus jalan tanpa menggali dan merusak Aspal/hotmix pada permukaan jalan.

Kemampuan mereka dalam Rojok (boring) manual dalam satu span jarak adalah dengan jarak maximal 25 meter, dan bila bentang jalan lebih dari jarak tersebut maka mereka harus membuat lubang perantara diantara jarak span bentangan tersebut untuk bisa tembus dengan kedalaman yang disyaratkan Pembari Kerja.

PENEMU METODE ROJOK (BORING HORIZONTAL) SECARA MANUAL

Metoda rojok atau mereka biasa menyebut kocok sedangkan orang kantor (Pemberi Kerja) sering menyebut sebagai metode Boring Manual adalah metoda yang ditemukan oleh seorang Jointer (penyambung) kabel Tembaga kabel telekomuikasi yang berasal dari Desa Cihaur Kecamatan Banjar Harjo bernama Bapak TALAM yang sering disebut sebagai Mandor Talam.

Mandor TALAM lahir di Desa Cihaur pada 60 tahun yang lalu telah menggeluti profesi sebagai Jointer dan berkembang menjadi seorang MANDOR Gali pekerjaan Kabel Telekomuikasi dan Kabel Listrik yang telah terjun kedunia pekerjaan gali menggali sejak tahun 1974 diseluruh Wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Profesinya sebagai Mandor Gali harus berfikir dengan cerdas bagaimana mengerjakan penanaman kabel didaerah perkotaan agar tidak mengganggu pengguna jalan yang sangat ramai dan padat kendaraan serta orang-orang yang lalu-lalang, sehingga berfikirlah bagaimana caranya. Timbullah ide untuk menggunakan alat yang bisa menembus jalan dengan ide awalnya menggunakan bamboo untuk merojoknya dan tembus sampai ke ujung jalan, namun waktu penyelesaiannya cukup lama. Kemudian mencoba untuk menggunakan pipa PVC dengan diameter 1,5 inch dan dibantu dengan air sebagai sarana untuk mengocoknya yang dapat membantu memperlunak rojokan dan pipa dapat mengeluarkan buangan tanah yang dirojok secara lancar. Kemudian berkembang dengan melengkapi ujung pipa rojokan dengan memasang pipa galvanis yang telah dipertanjam/diruncingkan dengan menggunakan gergaji besi kemudian mulailah dipopulerkan serta dilaksanakan pada proyek Telkom oleh Tim gali-rojok Mandor Talam pada tahun 1988.

Begitulah akhirnya metoda tersebut berjalan dan digunakan sampai sekarang di daerah Desa Cihaur.

TEKNIS METODA ROJOK SECARA MANUAL

Teknis Metoda rojok atau kocok yang diterapkan Mandor Talam dengan menggunakan pipa PVC  diameter 1,5 inch untuk tahapan pelaksanaanya terlebih dahulu dapat melakukan persiapan sebagai berikut :

1. Menyiapkan Material Utama

  • Pipa PVC diameter 1,5 inch dengan ketebalan 2,2 mm dengan panjang 25 meter yang dibagi atau dipotong per 1 meter
  • Pipa Galvanis 1,5 inch dengan panjang 10 cm yang diruncingkan dengan menggunakan gergaji besi yang dipasangkan pada ujung pipa PVC 1,5 inch sebagai kepala mata bor.
  • Pipa Galvanis 1,5 inch dibentuk sebagai pegangan dan dapat disambungkan dengan pipa PVC 1,5 inch sebagai alat pegangan dalam melakukan pengeboran atau mengocok dengan menggunakan pipa PVC.

2. Menyiapkan lubang galian

Membuat lubang galian dengan ukuran kurang lebih panjang 1,25 meter x lebar 0,8 meter sebagai lubang galian untuk melakukan rojokan dengan jarak antara lubang pertama ke lubang ke dua dan lubang selanjutnya dengan jarak masing-masing kurang lebih 20 sampai dengan 25 meter.

Kedalaman galian sesuai dengan permintaan dari pemberi kerja dan pemberi Ijin yang biasanya dengan kedalaman 1,5 meter.

3. Air

Menggunakan air sebagai alat bantu kocokan pada lubang galian yang akan diarahkan kelubang tujuan supaya pipa yang dirojokan menembus pada lubang sasaran dengan mudah.

4. Peralatan kerja

Peralatan yang digunakan adalah sebagai berikut :

  • 2 buah cangkul ukuran 20 cm untuk menggali dengan 1 buah sebagai cadangan
  • 1 buah belincong/gancu sebagai alat untuk menggali permukaan tanah keras, berbatu dan cadas
  • 1 buah golok/parang untuk menebang ranting yang menghalangi lokasi tanah yang akan digali atau keperluan lain yang memerlukan alat ini
  • 1 buah palu untuk memukul dan meluruskan cangkul yang melengkung/bengkok akibat benturan batu keras.
  • 1 buah ember plastik untuk menguras dan mengambil air pada lubang galian
  • 2 meter tali ukuran 5 mm untuk mengikat peralatan dan dapat digunakan untuk membatu dalam penarikan pipa yang licin

5. Proses Boring Rojok

Setelah peralatan, material dan lubang disiapkan, maka pekerjaan dapat dilakukan dengan mendorong dan mengocok-ngocok pipa PVC yang telah dibantu dengan menggunakan air sebagai pelumas dengan arah tujuan lubang  yang telah disiapkan didepannya, dan bila pipa rojokan pertama yang dipotong-potong setiap 1 meter sudah masuk, kemudian disambung dengan pipa kedua dan bila pipa kedua telah masuk makan disambung dengan pipa PVC beikutnya dan seterusnya sampai menembus pada lubang tujuan didepannya.

6. Boring Rojok Alur dan Lintasan

Pekerjaan rojokan tersebut bisa dilakukan pada perlintasan jalan, parit maupun alur galian memanjang dan melintang tanpa harus merusak permukaan yang dilalui rojokan tersebut.

SISTEM UPAH PEKERJA

Sistem pengupahan yang diterapkan Mandor Talam terhadap pekerjaan/proyek yang dia dapatkan dari pemberi kerja adalah :

a. Sistim borongan

Sistim ini diberikan kepada pekerja untuk memberikan motivasi yang tinggi supaya pekerjaan cepat selesai sesuai target dan para pekerja gali rojok mendapatkan volume yang maksimal sehingga dapat memacu pendapatan yang sebesar-besanya sesuai kemampuan masing-masing dengan terlebih dahulu telah disepakati harga per meter larinya antara Mandor dengan para tukang gali.

b. Sistim gaji harian

Sistim ini dilakukan pada lokasi galian yang sulit untuk dikerjakan oleh tukang gali rojok diantaranya pekerjaan galian/rojokan pada tanah berbatu dan atau cadas keras.

PERBEKALAN

Untuk mendukung kelancaran makan harian para pekerja tukang gali rojok pada pekerjaan proyek diberbagai lokasi, Mandor Talam mengajak Istri Iyah dan saudaranya untuk menyiapkan masakan buat tukang gali baik makan, pagi, siang dan malamnya termasuk minum dan rokonya dengan membuatkan dapur umum sebagai warung Proyek, mengingat tukang gali belum tentu cocok pada makanan disetiap lokasi proyek dan memberikan harga yang relative terjangkau oleh para tukang gali sehingga mereka dapat membawa uang pada anak istrinya di kampong nanti bila proyek sudah selesai dikerjakan.

SUKA DAN DUKA SEBAGAI MANDOR GALI

Mandor Talam mengungkapkan suka dan duka sebagai Mandor Gali pemasangan kabel Telkom :

  • Sukanya adalah memiliki banyak teman dimana-mana dan banyak mengetahui serta mengunjungi berbagai lokasi diseluruh wilayah Indonesia.
  • Dukanya adalah adanya tindakan dari oknum dan preman yang memerasnya baik secara baik-baik maupun secara kasar untuk meminta uang yang dianggap mereka Proyek itu adalah uang serta complain warga yang merasa jalannya terganggu dengan pekerjaanya.

Sekarang Mandor Talam sudah pensiun memegang/memborong proyek sendiri dan saat ini hanya ikut membantu adik-adiknya yang melanjutkan jejak karirnya sebagai mandor gali bila dia diminta untuk membantunya.

Mandor Talam mengharapkan anaknya tidak mengikuti jejak profesinya sebagai mandor gali mengingat begitu berat tantangannya dalam mengerjakan proyek, dan berharap anak-anaknya memiliki keahlian yang tidak seprofesi dengannya dan dapat bekerja atau Wiraswasta dengan pendapatan yang berkesinambungan dan dapat menghidupi keluarganya.

 

Pasaman, 08 April 2012

http://www.peluangku.tk

Any questions?

Please use the following form to request information.

Your name:

Email

Please specify your question about Profesi Gali Rojok (Boring) Manual:


Type the numbers you see in the picture below
code

Powered by WebAsyst Shop-Script